Lalat mulai serbu rumah warga

0
66
Lalat mulai banyak masuk kerumah warga

Jambinow.com, Muarojambi – Warga Desa Sekernan Kecamatan Sekernan Kabupaten Muarojambi, lagi – lagi mengeluhkan banyaknya lalat di rumah – rumah mereka.

Menurut Andi salah seorang warga setempat mengatakan, ribuan lalat yang berada di rumah mereka ini, berasal dari beberapa kandang peternakan ayam potong yang berada tidak jauh dari kediaman warga Sekernan. “Kalau dari rumah saya jarak kandang ayam potong ini hanya kurang lebih sekitar 300 meter saja,” sebutnya Minggu (13/1) kemarin

Dilanjutkannya, banyaknya lalat dirumah rumah warga ini terjadi hanya setiap kali peternak melakukan panen ayam potong. “Kalau mereka panen ayam pasti sumua lalat yang berada dikandang pada beterbangan ke rumah rumah warga sekitar” ujarnya.

Meskipun keluhan warga mengenai lalat ini sudah seringkali mereka sampaikan, baik secara langsung kepada pemilik peternakan ayam potong itu sendiri, ataupun kepada pejabat Desa, untuk bagaimana solusi dalam mengatasi permasalahan lalat yang sudah dirasa sangat menggagu kehidupan masayarkat ini, sayangnya hingga saat inipun belum ada juga solusi yang diharapkan tersebut.

“Setidaknya kami cukup diberikan obat pengusir lalat oleh para peternak ayam, ini tidak dikasi sama sekali.” Jelasnya

Diteruskannya, Ia menghawatirkan bila ribuan lalat ini dibiarkan hinggap di rumah rumah warga seperti saat ini, lambat laun akan ada banyak masyarkat Desa Sekernan yang terserang penyakit yang disebabkan oleh lalat tersebut. “Semoga saja tidak ada warga yang terserang penyakit akibat lalat ini,” ucapnya.

Dari itu ia berharap ada perhatian serius dari instansi terkait dalam hal ini adalah Pemkab Muarojambi, dalam melakukan pengawasan terhadap keberadaan kandang – kandang peternak ayam potong yang lokasinya dekat dengan perumahan warga seperti yang ada di Desa Sekernan ini.

“Kami mohon kepada pemkab Muarojambi, baik dinas Kesehatan dan Dinas Lingkungan Hidup dan yang terkait tolong lah kami bagaimana cara mengatasi permaslahan lalat ini, sudah lama sekali kami hidup bersama ribuan lalat,” ungkapnya (ndi)

LEAVE A REPLY