Tiga Kecamatan Tidak Melayani E- KTP

0
96
Kadis Capil Muarojambi Zakaria

Jambinow.com, Muarojambi – selama dua tabun ini tiga kantor camat tidak melayani perekaman E-KTP hal ini dikarenakan alat perekaman yang ada dilokasi telah rusak serta ada yang dicuri.

” Ada tiga kantor camat yang tidak melayani perekaman.  Delapan kantor camat yang lain masih melayani karena alat perekamannya masih bagus, ” kata Zakaria, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Muaro Jambi.

Kantor camat yang tidak melayani perekaman e-KTP adalah Kantor Camat Mestong,  Maro Sebo dan Sekernan.  Kantor Camat Mestong dan Sekernan berhenti melayani perekaman karena alatnya yang rusak.

” Beda dengan yang di Mestong. Alat perekamannya dicuri. Jadi sudah dua tahun ini tidak ada perekaman di tiga kantor camat tersebut, ” ujarnya.

Zakaria menyebut bahwa perekaman di tiga kecamatan tersebut tetap berlangsung.  Dinas Dukcapil melakukan perekaman dengan cara turun langsung ke desa-desa yang ada di kecamatan tersebut.

” Untuk Kecamatan Mestong dan Maro Sebo,  kita lakukan perekaman dengan pola jemput bola. Kita turun langsung ke desa-desa dengan membawa  alat kelokasi,” ujarnya.

Sementara untuk Kecamatan Sekernan, Dukcapil meminta agar warga kecamatan ini melakukan perekaman di Kantor Dukcapil. Soalnya,  Kecamatan Sekernan merupakan ibu kota kabupaten dan posisi kantor dukcapil ada di kecamatan ini.

” Kalau untuk Sekernan,  Kita layani di kantor dukcapil ini, ” ujarnya.

Dukcapil sendiri telah mengupayakan agar perekaman bisa kembali dilakukan di tiga kecamatan tersebut. Salah satu usahanya adalah meminta agar alat perekaman diperbaiki. Namun,  permohonan itu tidak kunjung dikabulkan.

” Kalau untuk memperbaiki sendiri kita tidak punya anggaran.  Makanya alat itu sudah kita tarik dan kita serahkan ke pusat, ” katanya.

Meskipun terkendala alat, perekaman di Kabupaten Muaro Jambi secara keseluruhan berlangsung cukup baik.  Angka perekaman wajib KTP di bumi berjuluk sailun salimbai telah mencapai 92 persen.

” Sejauh ini aman-aman saja.  Paling masalahnya kekurangan blanko saja yang jadi kendala.  Itupun baru-baru ini sudah dapat kiriman dari pusat. Blanko yang tersedia ada 5.000, jadi saat ini berjalan lancar, ” katanya.(red)

LEAVE A REPLY