Jaringan Gas Akan Dibangun di Muarojambi

0
61

Jambinow.com Muaro Jambi, – Dirjen Migas Kementerian ESDM, DR Ir.Joko Siswanto, MBA beserta rombongan yang terdiri dari Badan Pemeriksa Keuangan RI, Perusahaan Gas Negara (PGN) dan pertamina adakan pertemuan dengan Bupati Muaro Jambi, Hj Masnah Busro. Dalam pertemuan yang berlangsung di ruangan Bupati Muaro Jambi itu terungkap soal rencana pemerintah pusat yang hendak melaksanakan program pembangunan jaringan gas rumah tangga di Muaro Jambi.

Dirjen Migas Kementerian ESDM, DR Ir.Joko Siswanto, MBA mengatakan bahwa pembangunan jaringan gas ini bukanlah hal mudah, butuh perencanaan yang sangat matang. ” Awalnya desain gambar yang harus dibuat terlebih dahulu,” katanya.

Djoko Siswanto menyampaikan bahwa nantinya akan ada 10.000 jaringan gas rumah tangga yang akan diberikan kepada tiga kecamatan yang ada di Kabupaten Muaro jambi. Adapun tiga kecamatan tersebut yaitu Kecamatan Sekernan, Kumpeh dan Jambi Luar Kota (Jaluko).

Joko menyebut bahwa untuk merealisasikan pembangunan jaringan gas tentu ada tahapan. Pada 2019 ini merupakan perencanaan dan akan diusulkan ke pusat paling lambat Juni mendatang. ” Kemungkinan besar jaringan gas di Kabupaten Muaro Jambi akan dibangun 2020 mendatang,” ujarnya.

Rizal Jalil anggota IV BPK RI menjelaskan bahwa kedatangannya bersama dengan Dirjen Migas, dan SKK- Migas untuk menindaklanjuti penyampaian Menteri ESDM, Iqnasius Jonan beberapa waktu lalu. Adapun yang disampaikan oleh Iqnasius terkait dengan persoalan pembangunan jaringan gas rumah tangga untuk Muaro jambi.

” Kita datang kesini untuk menindaklanjuti apa yang disampaikan pak menteri kira-kira dalam tiga bulan yang lalu yaitu persoalan jaringan gas rumah tangga di Kabupaten Muaro Jambi,” katanya.

Rizal menjelaskan bahwa pihaknya bersama pihak-pihak terkait akan menindak lanjuti hal tersebut. Satu diantaranya yaitu pertemuan yang di lakukan hari ini, yang mana ke depan akan melakukan beberapa persiapan teknis.

” Nanti akan kita bentuk tim dari Kabupaten Muaro Jambi dan akan kita bantu juga, sehingga pekerjaannya dilaksanakan dengan aman dan tidak ada gangguan di lapangan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SKK Migas Pusat, Dwi Sucipto mengatakan bahwa sesuai dengan kebijakan Presiden RI bahwa program ini nantinya akan dikelola oleh pihak ketiga ataupun kontraktor.

” Program ini akan dikelola oleh pihak ketiga  dan mereka akan mendapat fee sebsar 10 persen,”ujarnya.

Bupati Masnah menyambut baik soal rencana pembangunan jaringan gas di Bumi Sailun Salimbai. Dengan dibangunnya jaringan gas tersebut, masyarakat akan mendapatkan aliran gas langsung ke rumah tangga dengan biaya yang lebih murah.

“Kita siap untuk mendukung program ini, karena sangat menyentuh kepada masyarakat,” kata Bupati Masnah.(red)

LEAVE A REPLY