Program GSL Jadi solusi atasi Kerusakan Jalan Poros Sungai Bahar

0
115

Jambinow.com Muaro Jambi – Jalan poros yang membentang di Kecamatan Sungai Bahar, Kabupaten Muaro Jambi, kembali dikeluhkan para pengguna jalan. Kerusakan jalan poros itu terlihat ramai diposting para supir di media sosial dalam dua hari terakhir ini. Para supir rata-rata menuliskan status keluhan sebagai bentuk pengaduan kepada pemerintah.

Dinas PUPR Kabupaten Muaro Jambi telah mengetahui keluhan para supir dan memastikan akan segera memperbaiki kerusakan jalan poros yang ada di Kecamatan Sungai Bahar itu. Kerusakan jalan tersebut dalam waktu dekat akan diperbaiki melalui program Gerakan Sapu Lobang (GSL).

“ Kita sudah tahu, dalam waktu dekat ini akan diperbaiki melalui program GSL,” kata Sekretaris Dinas PU Muaro Jambi, Ikhsan, Senin (11/2).

Ikhsan menjelaskan bahwa Dinas PUPR Muaro Jambi memiliki program Gerakan Sapu Lobang yang diinisiasi Bupati Muaro Jambi, Masnah Busro. Program GSL ini bertujuan untuk mengatasi jalan-jalan berlobang dan kritis agar dapat berfungsi sebelum dilakukan perbaikan secara total.

“ Anggaran program GSL ini nanti akan diarahkan untuk memperbaiki kerusakan tersebut. Kita tenderkan dulu pengadaan materialnya. Setelah itu, Dinas PUPR akan turun melaksanakan perbaikan,” ujar Ikhsan.

Ikhsan menjelaskan bahwa 50 persen jalan poros yang dimiliki Kabupaten Muaro Jambi dalam kondisi rusak dari total panjang jalan poros 900 Km. Kerusakan jalan poros tersebut secara bertahap akan dibangun melalui sumber pembiayaan DAK dan APBD Murni.

“ DAK yang Kita dapat dari pemerintah pusat tahun ini sebesar Rp.31 Miliar, Dana ini dialokasikan untuk membangun jalan di Kecamatan Sungai Gelam dan Kecamatan Maro Sebo,” ujarnya.

Ikhsan menyebut bahwa anggaran Dinas PUPR tahun ini menurun drastis dibanding tahun lalu. Anggaran Dinas PUPR yang pada tahun lalu sebesar Rp360 Miliar menyusut menjadi Rp200 Miliar pada 2019. “ Yang Rp200 Milliar ini sudah termasuk dengan DAK, jadi menurun jauh dibanding tahun lalu,” ujarnya.(red)

LEAVE A REPLY