Kepsek SDN 158 jembatan mas, pecat penjaga sekolah

0
140


P. Dipecat sepihak tanpa ada kesalaha
Jambinow.com, Batanghari – Kepala Sekolah SDN 158/1 Dusun Rasau kelurahan Jembatan Mas kecamatan Pemayung Kabupaten Batanghari, Asnawi S.pd diduga telah melakukan pemecatan secara sepihak terhadap Penjaga sekolah di sekolahnya.

Penjaga Sekolah M.Surip sudah hampir delapan tahun mengabdi di SDN 158/1 Dusun Rasau,kelurahan Jembatan Mas.

M.Surip dipecat sepihak oleh Kepsek Asnawi pada Hari Kamis (28/02/2019)lalu.Diduga Kepala Sekolah Asnawi S.pd Takut ke bobrokan yang selama ini terjadi di SDN 158 tersebut terkuak kepermukaan.

Didepan Wartawan M.Surip mengatakan bahwa dirinya dipecat secara sepihak oleh kepala sekolah terkait klarifikasi dugaan penyalahgunaan dana bos,pemalsuan tanda tangan serta pungli penerimaan tenaga kerja sukarela (TKS) guru dan operator disekolah tersebut.

“Sayo tidak bersalah semua tupoksi sayo,sayo kerjakan,mungkin kepsek takut sayo bercerita tentang penyalagunaan dana Bos dan pemalsuan tanda tangan di SPJ,serta pungli terhadap penerimaan TKS disekolah ini,yang sayo sama sekali tidak tahu.”Tuturnya.

Dikatakan M.Surip bahwa dirinya berharap pemerintah melalui dinas pendidikan Batanghari mendengarkan keluhannya yang sudah hampir 7 tahun jadi penjaga sekolah di SDN 158 yang di pecat tanpa melalui prosedur yang jelas.”Sayo tidak terimah sayo dituduh macam-macam karena kenyataan sayo tidak melakukan itu,Sayo siap Jadi Saksi dan akan Sayo bongkar semua kebobrokan disekolah ini, selama pak Asnawi memimpin di SDN 158 tersebut,kepada pihak berwajib melalui laporan yang nanti dilakukan kawan-kawan LSM,”ringkasnya.

Ketua Bidang kriminal Umum LCKI Jambi Raden Irmansyah,mengatakan bahwa dalam waktu dekat sesuai dengan data dan saksi yang ada,pihaknya akan membuat laporan resmi ke Polda Jambi terkait dugaan penyalagunaan dana bos yang didalamnya terjadi Mark up dan pemalsuan tanah tangan,serta pungli penerimaan tenaga guru honor dan operator disekolah tersebut.
“Dalam waktu dekat kita akan layangkan laporan resmi ke Polda Jambi terkait dugaan penyalagunaan wewenang dan penyalagunaan dana Bos serta Pungli Penerimaan tenaga honor disekolah tersebut,Data dan saksi sudah lengkap serta memenuhi unsur untuk laporan,kita akan usut kasus ini sampai tuntas,supaya mendapat epek jera dan contoh bagi oknum kepala sekolah yang lain,”Ringkasnya.

Kepala sekolah Asnawi saat dikonfirmasi lewat via WAnya terkait pemecatan penjaga sekolah tersebut, tidak ada jawaban.(Usman)

LEAVE A REPLY